Gunung Semeru termasuk Gunung berapi dan gunung yang tingginya 3.676 mdpl atau tertinggi di Pulau Jawa, Indonesia.
Gunung Semeru juga memiliki puncak yang biasa disebut
Puncak Mahameru, lokasi ini juga menjadi lokasi pendakian favorit setiap tahunnya oleh para Pecinta Alam atau Wisatawan lainya, adapun legenda
Gunung Semeru silahkan klik disini.
|
Gunung Semeru |
Gas beracun di
Gunung Semeru yang biasa di sebut
wedhus gembel yang diartikan dalam bahasa Jawa
Kambing Gimbal, gas beracun ini tertiup angin mengarah ke
Puncak Mahameru di waktu siang hari maka dari itu pendaki tidak boleh berada di puncak saat siang hari. Dan juga disarankan untuk tidak mendekati
Kawah Jonggring Saloko juga tidak mendaki dari selatan Akibat adanya gas itu dan aliran lahar di
Gunung Semeru. Di
Gunung Semeru kita masih sering menjumpai beraneka ragam Organisme atau makluk hidup seperti
macan Kumbang, Kijang, Budeng, Luak, Kancil, Edelwiss, pinus, Akasia dan tumbuhan-tumbuhan lainya. Jalur pandakian
Gunung Semeru.Waktu yang dibutuhkan untuk mendaki
Gunung Semeru PP (pulang pergi) yaitu diperkirakan 4 hari. Pertama setelah sampai di
Kota Malang kita menuju
Desa Tumpangdengan mengunkanan angkutan umum, di
Desa Tumpang terdapat lokasi pasar disitu kita lanjut menggunakan jasa mobil jip atau mobil pengangkut barang dagangan menuju
Ranu Pani kisaran harga Rp.20.000/orangnya, ini kisaran harga di tahun 2012, sebelum melanjutkan perjalanan ke
Gubugklakahharus memperoleh
Surat Izin Jalan yang biayanya Rp.6.000/10 orang.
Karcis masuk Taman Nasional Rp.2.000 dan
biaya asuransi Rp.2.000 itu perorangnya. sesampai di
Ranu Pani Atau desa terakhir berlokasikan di kaki
Gunung Semeru di sini terdapat pos pemeriksaan kepada para Pendaki Atau Wisatawan dan juga terdapat warung, pondok Penginapan di tempat ini juga masih ada aturan sebelum mendaki yaitu bila membawah tenda akan di kenakan biaya Rp.20.000/tenda dan Rp.5.000 untuk satu kamera, di sini kita juga bisa mencari porter. Setelah sampai di
Gapura (
Selamat Datang) jalur yang dipilih sisi kiri yang menuju arah bukit melewati Alang-alang, Pohon tumbang dan Ranting di atas kepala untuk menuju
Ranu Kumbolo.
|
Gapura Taman Nasional |
|
Ranu PAni |
|
Watu Renjeng |
Kita melewti tumbuhan bunga
edelwiss dan melewati
Watu Rejeng dimana lokasi ini sangat indah pemandangan lansung ke arah lembah biasa juga terlihat Kepulan Asap di puncak
Gunung Semerusetelah sampai di
Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 mdpl disini para pendaki biasa mendirikan Tenda sepulang dari puncak
Gunung Semeru. Lanjut pendakian ke
Kalimati jangan lupa menyiapkan Air di
Ranu Kumbolo, pendakian bukit terjal dan melewati padang rumput yang disebut
Oro-oro Ombo memasuki hutan cerama yang di namai
Cemoro Kandang, sesampai di Kalimati disini termasuk pos untuk peristirahatan baik Sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak
Gunung Semeru karena lokasi ini berupa padang rumput di tepih hutan cemara terdapat pula sumber mata air yang dinamai
Sumber Mani di arah barat (kanan) atau di
Arcopodo lokasi camp terakhir atau wilayah vegetasi terakhir
Gunung Semeru,
Arcopodo berjarak 1 jam perjalanan dari
Kalimati dan
Arcopododaratan yang kurang stabil sering longsor harus memakai kacamata dan penutup hidung karena Abu beterbangan.
|
Ranu Kumbolo |
|
Kalimati |
|
Arcopodo |
Pendakian Menuju Puncak mahameru
Gunung Semeru sebaiknya dilakukan pada pukul 02.00 Pagi Dari
Arcopodo kita bisa sampai sekitar 08.00 di puncak mahameru
Gunung Semeru dan turun sebelum gas beracun
wedhus Gembel mengarah ke puncak.
|
Puncak Mahameru |